Wecome to blog's TKJ-1

Assalamualaikum Wr.Wb
Blog ini di buat dengan tujuan sebagai forum komunikasi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, antara guru dengan siswa-siswi SMKN3 Buduran yang masuk di jurusan TKJ (angkatan V). Selamat membaca, sekian dari saya. Apabila ada kekurangan atau kata-kata yang kurang berkenan di hati anda, saya minta maaf dan harap di maklumi.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
JANGAN BOSEN YA....

Selasa, 18 Agustus 2015

Tutorial pengunaan hjsplit 3.0

Siapa yang tak kenal software yang satu ini, HJ-Split. Para downloader game, software, dan film pasti tahu (yang nggak tahu pasti suka copy-paste game, software, dan film punya teman, ngaku nggak).



Oke, balik lagi ke materi ya, HJ-Split adalah software yang dikeluarkan oleh Freebyte, fungsi dari HJ-Split sendiri diantaranya adalah:

1. Mempartisi/membagi 1 file menjadi beberapa bagian, kita bisa menentukan ukuran maksimal dari tiap bagiannya (misal kita ingin membagi file yang ukurannya 10 MB menjadi beberapa bagian dengan ukuran maksimal tiap bagiannya 3 MB, maka hasilnya akan ada 4 bagian, 3 bagian dengan ukuran 3 MB dan 1 bagian dengan ukuran 1 MB).



2. Menggabungkan kembali file yang telah dibagi menjadi file yang utuh (misal kita punya file dengan nama: chandra.exe.001, chandra.exe.002, dan chandra.exe.003. Kita bisa menggabungkan kembali bagian-bagian tersebut menjadi 1 file yaitu chandra.exe)
.

3. Membandingkan 2 file yang berbeda (jujur, kalau yang ini saya masih bingung cara menggunakannya, yang tahu boleh komen).



4. Checksum, saya juga kurang tahu apa fungsinya, tapi saya sudah pernah nyoba, ketika saya masukkan file, maka akan dimunculkan kode MD5 dari file tersebut (yang lebih tahu komen ya).



Download HJ-Split 3.0 Portable (190 KB)

(Tunggu 5 detik lalu klik SKIP AD yang ada di pojok kanan atas)


Sabtu, 21 Januari 2012

Tugas Radio Mobile

Kamis, 19 Januari 2012

Sejarah TCP/IP

Sejarah TCP/IP dimulainya dari lahirnya ARPANET yaitu jaringan paket switching digital yang didanai oleh DARPA (Defence Advanced Research Projects Agency) pada tahun 1969. Sementara itu ARPANET terus bertambah besar sehingga protokol yang digunakan pada waktu itu tidak mampu lagi menampung jumlah node yang semakin banyak. Oleh karena itu DARPA mendanai pembuatan protokol komunikasi yang lebih umum, yakni TCP/IP. Ia diadopsi menjadi standard ARPANET pada tahun 1983.

Untuk memudahkan proses konversi, DARPA juga mendanai suatu proyek yang mengimplementasikan protokol ini ke dalam BSD UNIX, sehingga dimulailah perkawinan antara UNIX dan TCP/IP.. Pada awalnya internet digunakan untuk menunjukan jaringan yang menggunakan internet protocol (IP) tapi dengan semakin berkembangnya jaringan, istilah ini sekarang sudah berupa istilah generik yang digunakan untuk semua kelas jaringan. Internet digunakan untuk menunjuk pada komunitas jaringan komputer worldwide yang saling dihubungkan dengan protokol TCP/IP.

Perkembangan TCP/IP yang diterima luas dan praktis menjadi standar de-facto jaringan komputer berkaitan dengan ciri-ciri yang terdapat pada protokol itu sendiri yang merupakan keunggulun dari TCP/IP, yaitu :

• Perkembangan protokol TCP/IP menggunakan standar protokol terbuka sehingga tersedia secara luas. Semua orang bisa mengembangkan perangkat lunak untuk dapat berkomunikasi menggunakan protokol ini. Hal ini membuat pemakaian TCP/IP meluas dengan sangat cepat, terutama dari sisi pengadopsian oleh berbagai sistem operasi dan aplikasi jaringan.
• Tidak tergantung pada perangkat keras atau sistem operasi jaringan tertentu sehingga TCP/IP cocok untuk menyatukan bermacam macam network, misalnya Ethernet, token ring, dial-up line, X-25 net dan lain lain.
• Cara pengalamatan bersifat unik dalam skala global, memungkinkan komputer dapat mengidentifikasi secara unik komputer yang lain dalam seluruh jaringan, walaupun jaringannya sebesar jaringan worldwide Internet. Setiap komputer yang tersambung dengan jaringan TCP/IP (Internet) akan memiliki address yang hanya dimiliki olehnya.
• TCP/IP memiliki fasilitas routing dan jenis-jenis layanan lainnya yang memungkinkan diterapkan pada internetwork.

Arsitektur dan Protokol Jaringan TCP/IP

Dalam arsitektur jaringan komputer, terdapat suatu lapisan-lapisan ( layer ) yang memiliki tugas spesifik serta memiliki protokol tersendiri. ISO (International Standard Organization) telah mengeluarkan suatu standard untuk arsitektur jaringan komputer yang dikenal dengan nama Open System Interconnection ( OSI ).

Perbandingan Arsitektur OSI dan TCP/IP
Walaupun jumlahnya berbeda, namun semua fungsi dari lapisan-lapisan arsitektur OSI telah tercakup oleh arsitektur TCP/IP. Adapun rincian fungsi masing-masing layer arsitektur TCP/IP adalah sbb :

• Physical Layer (lapisan fisik)
Merupakan lapisan terbawah yang mendefinisikan besaran fisik seperti media komunikasi, tegangan, arus, dsb. Lapisan ini dapat bervariasi bergantung pada media komunikasi pada jaringan yang bersangkutan. TCP/IP bersifat fleksibel sehingga dapat mengintegralkan mengintegralkan berbagai jaringan dengan media fisik yang berbeda-beda.

• Network Access Layer
fungsi yang mirip dengan Data Link layer pada OSI. Lapisan ini mengatur penyaluran data frame-frame data pada media fisik yang digunakan secara handal. Lapisan ini biasanya memberikan servis untuk deteksi dan koreksi kesalahan dari data yang ditransmisikan. Beberapa contoh protokol yang digunakan pada lapisan ini adalah X.25 jaringan publik, Ethernet untuk jaringan Etehernet, AX.25 untuk jaringan Paket Radio dsb.

• Internet Layer
mendefinisikan bagaimana hubungan dapat terjadi antara dua pihak yang berada pada jaringan yang berbeda seperti Network Layer pada OSI. Pada jaringan Internet yang terdiri atas puluhan juta host dan ratusan ribu jaringan lokal, lapisan ini bertugas untuk menjamin agar suatu paket yang dikirimkan dapat menemukan tujuannya dimana pun berada. Oleh karena itu, lapisan ini memiliki peranan penting terutama dalam mewujudkan internetworking yang meliputi wilayah luas (worldwide Internet). Beberapa tugas penting pada lapisan ini adalah:
1. Addressing, yakni melengkapi setiap datagram dengan alamat Internet dari tujuan. Alamat pada protokol inilah yang dikenal dengan Internet Protocol Address ( IP Address). Karena pengalamatan (addressing) pada jaringan TCP/IP berada pada level ini (software), maka jaringan TCP/IP independen dari jenis media dan komputer yang digunakan.
2. Routing, yakni menentukan ke mana datagram akan dikirim agar mencapai tujuan yang diinginkan. Fungsi ini merupakan fungsi terpenting dari Internet Protocol (IP). Sebagai protokol yang bersifat connectionless, proses routing sepenuhnya ditentukan oleh jaringan. Pengirim tidak memiliki kendali terhadap paket yang dikirimkannya untuk bisa mencapai tujuan. Router-router pada jaringan TCP/IP lah yang sangat menentukan dalam penyampaian datagram dari penerima ke tujuan.
• Transport Layer
mendefinisikan cara-cara untuk melakukan pengiriman data antara end to end host secara handal. Lapisan ini menjamin bahwa informasi
yang diterima pada sisi penerima adalah sama dengan informasi yang dikirimkan pada pengirim. Untuk itu, lapisan ini memiliki beberapa fungsi penting antara lain :
1. Flow Control. Pengiriman data yang telah dipecah menjadi paket-paket tersebut harus diatur sedemikian rupa agar pengirim tidak sampai mengirimkan data dengan kecepatan yang melebihi kemampuan penerima dalam menerima data.
2. Error Detection. Pengirim dan penerima juga melengkapi data dengan sejumlah informasi yang bisa digunakan untuk memeriksa data yang dikirimkan bebas dari kesalahan. Jika ditemukan kesalahan pada paket data yang diterima, maka penerima tidak akan menerima data tersebut. Pengirim akan mengirim ulang paket data yang mengandung kesalahan tadi. Namun hal ini dapat menimbulkan delay yang cukup berartii.
Pada TCP/IP, protokol yang dipergunakan adalah Transmission Control Protocol (TCP) atau User Datagram Protocol ( UDP ). TCP dipakai untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan keandalan data, sedangkan UDP digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan panjang paket yang pendek dan tidak menuntut keandalan yang tinggi. TCP memiliki fungsi flow control dan error detection dan bersifat connection oriented. Sebaliknya pada UDP yang bersifat connectionless tidak ada mekanisme pemeriksaan data dan flow control, sehingga UDP disebut juga unreliable protocol. Untuk beberapa hal yang menyangkut efisiensi dan penyederhanaan, beberapa aplikasi memilih menggunakan UDP sebagai protokol transport. Contohnya adalah aplikasi database yang hanya bersifat query dan response, atau aplikasi lain yang sangat sensitif terhadap delay seperti video conference. Aplikasi seperti ini dapat mentolerir sedikit kesalahan (gambar atau suara masih bisa dimengerti), namun akan tidak nyaman untuk dilihat jika terdapat delay yang cukup berarti.

• Application Layer
merupakan lapisan terakhir dalam arsitektur TCP/IP yang berfungsi mendefinisikan aplikasi-aplikasi yang dijalankan pada jaringan. Karena itu, terdapat banyak protokol pada lapisan ini, sesuai dengan banyaknya aplikasi TCP/IP yang dapat dijalankan. Contohnya adalah SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol ) untuk pengiriman e-mail, FTP (File Transfer
Protocol) untuk transfer file, HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) untuk aplikasi web, NNTP (Network News Transfer Protocol) untuk distribusi news group dan lain-lain. Setiap aplikasi pada umumnya menggunakan protokol TCP dan IP, sehingga keseluruhan keluarga protokol ini dinamai dengan TCP/IP.




Pengiriman dan Penerimaan Paket Data

Layer-layer dan protokol yang terdapat dalam arsitektur jaringan TCP/IP menggambarkan fungsi-fungsi dalam komunikasi antara dua buah komputer. Setiap lapisan menerima data dari lapisan di atas atau dibawahnya, kemudian memproses data tersebut sesuai fungsi protokol yang dimilikinya dan meneruskannya ke lapisan berikutnya. Ketika dua komputer berkomunikasi, terjadi aliran data antara pengirim dan penerima melalui lapisan-lapisan di atas. Pada pengirim, aliran data adalah dari atas ke bawah. Data dari user maupun suatu aplikasi dikirimkan ke Lapisan Transport dalam bentuk paket-paket dengan panjang tertentu. Protokol menambahkan sejumlah bit pada setiap paket sebagai header yang berisi informasi mengenai urutan segmentasi untuk menjaga integritas data dan bit-bit pariti untuk deteksi dan koreksi kesalahan.
Dari Lapisan Transport, data yang telah diberi header tersebut diteruskan ke Lapisan Network / Internet. Pada lapisan ini terjadi penambahan header oleh protokol yang berisi informasi alamat tujuan, alamat pengirim dan informasi lain yang dibutuhkan untuk melakukan routing. Kemudian terjadi pengarahan routing data, yakni ke network dan interface yang mana data akan dikirimkan, jika terdapat lebih dari satu interface pada host. Pada lapisan ini juga dapat terjadi segmentasi data, karena panjang paket yang akan dikirimkan harus disesuaikan dengan kondisi media komunikasi pada network yang akan dilalui.
Terakhir data akan sampai pada Physical Layer yang akan mengirimkan data dalam bentuk besaran-besaran listrik/fisik seperti tegangan, arus, gelombang radio maupun cahaya, sesuai media yang digunakan.
Di bagian penerima, proses pengolahan data mirip seperti di atas hanya dalam urutan yang berlawanan (dari bawqah ke atas). Sinyal yang diterima pada physical layer akan diubah dalam ke dalam data. Protokol akan memeriksa integritasnya dan jika tidak ditemukan error t header yang ditambahkan akan dilepas.
Selanjutnya data diteruskan ke lapisan network. Pada lapisan ini, address tujuan dari paket data yang diterima akan diperiksa. Jika address tujuan merupakan address host yang bersangkutan, maka header lapisan network akan dicopot dan data akan diteruskan ke lapisan yang diatasnya. Namun jika tidak, data akan di forward ke network tujuannya, sesuai dengan informasi routing yang dimiliki.
Pada lapisan Transport, kebenaran data akan diperiksa kembali, menggunakan informasi header yang dikirimkan oleh pengirim. Jika tidak ada
kesalahan, paket-paket data yang diterima akan disusun kembali sesuai urutannya pada saat akan dikirim dan diteruskan ke lapisan aplikasi pada penerima.
Proses yang dilakukan tiap lapisan tersebut dikenal dengan istilah enkapsulasi data. Enkapsulasi ini sifatnya transparan. Maksudnya, suatu lapisan tidak perlu mengetahui ada berapa lapisan yang ada di atasnya maupun di bawahnya. Masing-masing hanya mengerjakan tugasnya. Pada pengirim, tugas ini adalah menerima data dari lapisan diatasnya, mengolah data tersebut sesuai dengan fungsi protokol, menambahkan header protokol dan meneruskan ke lapisan di bawahnya.
Pada penerima, tugas ini adalah menerima data dari lapisan di bawahnya, mengolah data sesuai fungsi protokol, mencopot header protokol tersebut dan meneruskan ke lapisan di atasnya.

Internet Protocol
Internet Protocol (IP) berfungsi menyampaikan paket data ke alamat yang tepat. Oleh karena itu Internet Protokol memegang peranan yang sangat penting dari jaringan TCP/IP. Karena semua aplikasi jaringan TCP/IP pasti bertumpu kepada Internet Protocol agar dapat berjalan dengan baik.
IP merupakan protokol pada network layer yang bersifat :
1. Connectionless, yakni setiap paket data yang dikirim pada suatu saat akan melalui rute secara independen. Paket IP (datagram) akan melalui rute yang ditentukan oleh setiap router yang dilalui oleh datagram tersebut. Hal ini memungkinkan keseluruhan datagram tiba di tempat tujuan dalam urutan yang berbeda karena menempuh rute yang berbeda pula.
2. Unreliable atau ketidakandalan yakni Protokol IP tidak menjamin datagram yang dikirim pasti sampai ke tempat tujuan. Ia hanya akan melakukan best effort delivery yakni melakukan usaha sebaik-baiknya agar paket yang dikirim tersebut sampai ke tujuan.
Suatu datagram bisa saja tidak sampai dengan selamat ke tujuan karena beberapa hal berikut:
• Adanya bit error pada saat pentransmisian datagram pada suatu medium
• Router yang dilewati mendiscard datagram karena terjadinya kongesti dan kekurangan ruang memori buffer
• Putusnya rute ke tujuan untuk sementara waktu akibat adanya router yang down
Terjadinya kekacauan routing, sehingga datagram mengalami looping
IP juga didesain untuk dapat melewati berbagai media komunikasi yang memiliki karakteristik dan kecepatan yang berbeda-beda. Pada jaringan Ethernet, panjang satu datagram akan lebih besar dari panjang datagram pada jaringan publik yang menggunakan media jaringan telepon, atau pada jaringan wireless. Perbedaan ini semata-mata untuk mencapai throughput yang baik pada setiap media. Pada umumnya, semakin cepat kemampuan transfer data pada media tersebut, semakin besar panjang datagram maksimum yang digunakan. Akibat dari perbedaan ini, datagram IP dapat mengalami fragmentasi ketika berpindah dari media kecepatan tinggi ke kecepatan rendah (misalnya dari LAN Ethernet 10 Mbps ke leased line menggunakan Point-to-Point Protocol dengan kecepatan 64 kbps). Pada router/host penerima, datagram yang ter-fragmen ini harus disatukan kembali sebelum diteruskan ke router berikutnya, atau ke lapisan transport pada host tujuan. Hal ini menambah waktu pemrosesan pada router dan menyebabkan delay.
Seluruh sifat yang diuraikan pada di atas adalah akibat adanya sisi efisiensi protokol yang dikorbankan sebagai konsekuensi dari keunggulan protokol IP. Keunggulan ini berupa kemampuan menggabungkan berbagai media komunikasi dengan karakteristik yang berbeda-beda, fleksibel dengan perkembangan jaringan, dapat merubah routing secara otomatis jika suatu rute mengalami kegagalan, dsb. Misalnya, untuk dapat merubah routing secara dinamis, dipilih mekanisme routing yang ditentukan oleh kondisi jaringan dan elemen-elemen jaringan (router). Selain itu, proses routing juga harus dilakukan untuk setiap datagram, tidak hanya pada permulaan hubungan. Marilah kita perhatikan struktur header dari protokol IP beserta fungsinya masing-masing.
Setiap protokol memiliki bit-bit ekstra diluar informasi/data yang dibawanya. Selain informasi, bit-bit ini juga berfungsi sebagai alat kontrol. Dari sisi efisiensi, semakin besar jumlah bit ekstra ini, maka semakin kecil efisiensi komunikasi yang berjalan. Sebaliknya semakin kecil jumlah bit ekstra ini, semakin tinggi efisiensi komunikasi yang berjalan. Disinilah dilakukan trade-off antara keandalan datagram dan efisiensi. Sebagai contoh, agar datagram IP dapat menemukan tujuannya, diperlukan informasi tambahan yang harus dicantumkan pada header ini.

Rabu, 18 Januari 2012

Protokol TCP/IP

TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol ) adalah satu set protokol yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer, protokol ini memungkinkan terjadinya hubungan antara berbagai jenis perangkat keras dan perangkat lunak. Protokol adalah aturan atau sekumpulan aturan dan standar yang memungkinkan komputer untuk dapat saling berkomunikasi.

Paket protokol TCP/IP dikembangkan sebelum model OSI di publikasikan, karenanya TCP/IP tidak menggunakan model OSI sebagai rujukan. Model TCP/IP hanya terdiri dari empat layer yaitu:

Protokol pada layer ini menyediakan media bagi sistem untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung. Network Access Layer merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical Layer. Fungsi Network Access Layer dalam TCP/IP disembunyikan, dan protocol yang lebih umum dikenal (IP, TCP, UDP, dll) digunakan sebagai protocol-level yang lebih tinggi. Fungsi dalam layer ini adalah mengubah IP datagram ke frame yang ditransmisikan oleh network, dan memetakan IP Address ke physical address yang digunakan dalam jaringan. IP Address ini harus diubah ke alamat apapun yang diperlukan untuk Physical Layer untuk mentransmisikan datagram.

Internet Layer

Internet Layer berisi protokol yang bertanggung jawab dalam pengalamatan dan routing paket . Internet layer terdiri dari beberapa protokol diantaranya :


  1. Internet Protocol (IP)

Protokol IP merupakan inti dari protokol TCP/IP. Seluruh data yang berasal dari protokol pada layer di atas IP harus dilewatkan, diolah oleh protokol IP, dan dipancarkan sebagai paket IP, agar sampai ke tujuan. Dalam melakukan pengiriman data, IP memiliki sifat yang dikenal sebagai unreliable, connectionless, datagram delivery service.

Unreliable berarti bahwa Protokol IP tidak menjamin datagram yang dikirim pasti akan sampai ke tempat tujuan. Protokol IP hanya berjanji akan melakukan usaha sebaik-baiknya (best effort delivery service), agar paket yang dikirim tersebut sampai ke tujuan. Jika di perjalanan terjadi hal-hal yang diinginkan misalnya salah satu jalur putus, router down, atauhost/network tujuan sedang down.

Connectionless berarti dalam mengirim paket dari tempat asal ke tujuan, pihak pengirim dan penerima paket IP sama sekali tidak mengadakan perjanjian (handshake) terlebih dahulu.

Datagram delivery service berarti setiap paket data yang dikirim adalah independen terhadap paket data yang lain. Akibatnya jalur yang ditempuh ileh masing-masing paket data IP ke tujuannya bias jadi berbeda satu dengan yang lainnya. Karena jalur yang ditempuh berbeda, kedatangan paket pun bias jadi tidak berurutan.



2. Address Resolution Protocol (ARP)


ARP adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MACAddress).Ketika sebuah aplikasi yang mendukung teknologi protokol jaringan TCP/IP mencoba untuk mengakses sebuah host TCP/IP dengan menggunakan alamat IP, maka alamat IP yang dimiliki oleh host yang dituju harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam MAC Address agar frame-frame data dapat diteruskan ke tujuan dan diletakkan di atas media transmisi (kabel, radio, atau cahaya), setelah diproses terlebih dahulu oleh Network Interface Card(NIC).


3. Internet Control Message Protocol (ICMP)


ICMP atau Internet Control Message Protocol adalah protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan atau paket ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP)



4. Internet Group Management Protocol (IGMP)


Internet Group Management Protocol (IGMP) adalah protokol komunikasi yang digunakan untuk mengelola keanggotaan Internet Protokol multicast grup. IGMP digunakan oleh IPhost dan sekitarmulticast router untuk membentuk keanggotaan grup multicast.



Transport Layer

Transport Layer menentukan bagaimana host pengirim dan host penerima dalam membentuk sebuah sambungan sebelum kedua host tersebut berkomuikasi, serta seberapa sering kedua host ini akan mengirim acknowledgment dalam sambungan tersebut satu sama lainnya. Transport layer hanya terdiri dari dua protokol,yaitu :

1. TCP ( Transmission Control Protocol)

TCP(Transmission Control Protocol) adalah salah satu jenis protokol transfer data. TCP mempunyai karakteristik sebagai protokol yang berorientasi koneksi (Connection oriented). Sebelum terjadi proses tranfer data, maka yang pertama dilakukan adalah kedua belah pihak melakukan call request dan call accept. Protokol TCP menggunakan jalur data full duplex yang berarti antara kedua host terdapat dua buah jalur, jalur masuk dan jalur keluar sehingga data dapat dikirimkan secara simultan.


2. UDP (User Datagram Protocol)

UDP (User Datagram Protocol) adalah jenis transfer data yang lain dari TCP. UDP mempunyai karateristik connectionless (tidak berbasis koneksi). Dengan kata lain, data yang dikirimkan dalam bentuk paket tidak harus melakukan call setup seperti pada TCP. Selain itu, data dalam protokol UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor identifier. Sehingga sangat besar sekali kemungkinan data sampai tidak berurutan dan sangat mungkin hilang/rusak dalam perjalananan dari host asal ke host tujuan. Tergantung pada host penerima/tujuan, apakah akan meminta kembali paket yang rusak atau hilang.

Application Layer

Aplication layer merupakan layer yang melayani permintaan data atau servis, aplikasi pada layer ini menunggu di portnya masing-masing dalam suatu antrian untuk diproses. Aplication layer bukanlah tempat bagi word processor, spreadsheet, internet browser atau yang lainnya akan tetapi aplikasi yang berjalan pada application layer berinteraksi dengan word processor, spreadsheet, internet browser atau yang lainnya, contoh aplikasi populer yang bekerja pada layer ini yaitu:

1. TELNET (Network Terminal Protocol), yang menyediakan remote login dalam jaringan.
2. FTP (File Transfer Protocol), digunakan untuk file transfer.
3. c. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), dugunakan untuk mengirimkan electronic mail.
4. DNS (Domain Name Service), untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu.
5. e. RIP (Routing Information Protocol), protokol routing.
6. OSPF (Open Shortest Path First), protokol routing.
7. NFS (Network File System) untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan.
8. HTTP (Hyper Text Transfer Protokol), protokol untuk web browsing.



Jenis Protokol Jaringan

1. File Transfer Protocol (FTP)

adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang mensupport TCP/IP protokol. Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. FTP client adalah komputer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file (mengupload atau mendownload file).

Tujuan FTP server adalah sebagai berikut :

  1. Untuk men-sharing data.
  2. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
  3. Untuk menyediakan teempat penyimpanan bagi user.
  4. Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.

FTP sebenarnya cara yang tidak aman untuk mentransfer file karena file tersebut ditransfer tanpa melalui enkripsi terlebih dahulu tetapi melalui clear text. Mode text yang dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format Binary. Secara default, ftp menggunakan mode ASCII untuk transfer data. Karena pengirimannya tanpa enkripsi, maka username, password, data yang ditransfer, maupun perintah yang dikirim dapat di sniffing oleh orang dengan menggunakan protocol analyzer (Sniffer). Solusi yang digunakan adalah dengan menggunakan SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang dikirim terlebih dahulu dienkripsi (dikodekan).

FTP biasanya menggunakan dua buah port yaitu port 20 dan 21 dan berjalan exclusively melalui TCP. FTP server Listen pada port 21 untuk incoming connection dari FTP client. Biasanya port 21 untuk command port dan port 20 untuk data port. Pada FTP server, terdapat 2 mode koneksi yaitu aktif mode dan pasif mode.

2. Gopher Protocol


Protokol publikasi informasi berbasis karakter yang menggunakan menu untuk mengakses teks. Menempatkan informasi yang disimpan pada internet servers dengan menggunakan hirarki menu. intinya sih mirip dengan protocol telnet (23) yang ketika diakses hanya berbasis text dan kalo contoh aplikasinya seperti system tampilan pada banyak perangkat seperti modem, router dll. ketika diremote. Beda gopher dengan web adalah gopher tidak bisa menampilkan gambar, melainkan hanya teks dan merupakan salah satu sistem yang (dulunya) ada di inet. Gopher menggunakan port 70. sedangkan Http menggunakan port 80.

3. Hypertext Transfer Protocol (HTTP)


adalah suatu protokol yang digunakan untuk mentransfer dokumen/halaman dalamWWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan dapat diformat dan dikirimkan dari client ke server atau sebaliknya. HTTP mengatur aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.

Pengembangan standar HTTP dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang menghasilkan publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), antara lain RFC 2616 yang mendefinisikan tentang HTTP/1.1. (dipublikasikan pada bulan Juni 1999).

4. Post Office Protocol (POP)


merupakan protocol yang digunakan untuk pengelolaan e-mail. Dengan adanya fasilitas ini akan mempermudah untuk mendapatkan e-mail dari sebuah mail server tanpa perlu koneksi yang lama dari Internet. POP3 (POP - Version 3) merupakan POP yang standar untuk Internet. Protokol ini akan mengijinkan client untuk mengakses e-mail yang ada di POP server secara dinamis dan juga mengijinkan untuk meninggalkan atau menghapus e-mail yang ada di POP Server melalui POP client.Server POP3 menyimpan sementara email tiap user di dalam mailboxnya masing – masing sebelum akhirnya di-download oleh user bersangkutan menggunakan klien email seperti Outlook ataupun Eudora. Dalam proses pengambilan tersebut klien email terhubung ke mail server menggunakan protokol POP3 yang berjalan pada TCP port 110.

5. Point to Point Protocol (PPP)


adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada Wide Area Network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662.

6. Serial Line Internet Protocol (PLIP)


Garis Serial IP ( SLIP ) digunakan untuk point-to-point koneksi serial yang menjaLANkan TCP/IP. SLIP biasanya digunakan pada mata rantai serial, dan pada umumnya digunakan dengan kecepatan jalur antar 1200bps dan 19.2Kbps. SLIP sangat bermanfaat untuk perpaduan antara host dan router untuk berkomunikasi dengan satu sama lain ( host-host, host-router dan router-router adalah konfigurasi jaringan pada SLIP)

SLIP merupakan suatu paket yang membingkai protokol: SLIP menggambarkan suatu urutan karakter yang membingkai IP paket pada serial line. SLIP tidak menghasilkan alamat, pengidentifikasian type paket, pendeteksian kesalahan /koreksi atau mekanisme tekanan.

SLIP protokol menggambarkan dua karakter khusus: END dan ESC. END adalah octal 300 ( sistim desimal 192) dan ESC adalah octal 333 ( sistim desimal 219). Untuk mengirimkan suatu paket, suatu SLIP host sederhana memulai mengirimkan data di (dalam) paket itu. Jika suatu data byte adalah kode yang sama ketika mengakhiri karakter, suatu dua byte urutan ESC dan octal 334 ( sistim desimal 220) dikirim sebagai gantinya. Itu sama halnya suatu ESC karakter, dua byte urutan ESC dan octal 335 ( sistim desimal 221) dikirim sebagai gantinya. Manakala byte terakhir di (dalam) paket telah dikirim, suatu karakter AKHIR kemudian adalah memancarkan..

Sebab tidak ada ' standard' spesifikasi SLIP, tidak ada ukuran paket yang maksimum digambarkan secara riil untuk SLIP. SLIP mungkin terbaik untuk menerima ukuran paket yang maksimum yang digunakan oleh Berkeley UNIX SLIP driver: 1006 bytes mencakup IP dan pengangkutan awal protocol ( belum termasuk penyusunan karakter).

7. Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)


Protokol ini menetapkan proses pengiriman dan penerimaan e-mail dalam jaringan komputer, seperti internet. Sebenarnya, SMTP itu sendiri berfungsi untuk mengatur lalu lintas e-mail antara berbagai server. Sementara, POP3 berfungsi untuk mengirimkan e-mail ke Client.

Kelemahan besar SMTP adalah tidak tersedianya prosedur otentifikasi sehingga setiap pengguna dapat mengirim e-mail melalui SMTP Server sebuah ISP. Akibatnya, e-mail spam menjadi berkembang. Biasanya, ISP meminta otentifikasi melalui POP3 Server. Bila otentifikasi berhasil, pengguna tersebut dapat menggunakan SMTP Server untuk mengirim e-mail.
Untuk dapat mengirim dan menerima e-mail, e-mail client harus dikonfigurasi dengan benar pada menu setting server POP3/IMAP dan server SMTP.

8. Telnet Protocol

adalah remote login yang dapat terjadi di internet karena ada service dari protocol TELNET.Dengan Telnet memungkinkan kita untuk mengakses komputer lain secara remote melalui internet.Dalam bahasa yang mudah kita dapat memberikan perintah kepada komputer lain baik membuat file,mengedit,menghapus dan menjalankan suatu perintah hanya melalui komputer di depan meja kita.Telnet banyak di pakai dalam mesin berbasis UNIX dan sangat jarang aplikasi telnet pada mesin berbasis Windows NT/2000.

9. Transmission Control Protocol/Internet Protocol(TCP/IP)

TCP/IP adalah salah satu jenis protokol yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network (jaringan).

Rabu, 11 Januari 2012

Pengertian Sinyal Analog & Digital

Sinyal Analog


Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus.
Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
1. Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
2. Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
3. Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Sinyal Digital


Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.

Selasa, 04 Oktober 2011

KONFIGURASI SQUID DI LINUX DEBIAN 04

Pertama – tama kita menginsatall squid terlebh dahulu dengan perintah :

apt-get install squid

Setelah proses install squid selesai, kita kofigurasi dulu network interfaces kita dengan menggunakan perintah :

vim /etc/network/interfacas

Setelah masuk konfigurasikan seperti contoh dibawah ini :

iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.100.172
netmask 255.255.255.0
network 192.168.100.0
broadcast 192.168.100.255
gateway 192.168.100.254

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.14.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.14.0
broadcast 192.168.14.255

Setelah selesai konfigurasi lalu kita save dengan perintah :

:wq

Kemudian aktifkan ip_forwading denga perintah :

vim /etc/sysctl.conf

Lalu hilangkan tanda ( # ) pada teks :

net.ipv4.conf.default.forwarding=1

Setelah selesai konfigurasi lalu kita save dengan perintah :

:wq

Kemudian aktifkan juga tabel routing dengan perintah :

iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.14.0/24 -j MASQUERADE

Lalu restart network’nya dengan perintah :

/etc/init.d/networking restart

Jika semua proses diatas sudah dilakukan baru kita mulai konfiurasi squid. Untuk masuk squid gunakan perintah :

vim /etc/squid/squid.conf

Lalu cari dan tambahkan :

http_port 3128 menjadi :
http_port 3128 transparent ->
Adalah port http yang digunakan oleh squid. Port 3128 adalah defaultnya, ada pilihan lain yaitu port 8080, jadi silakan saja anda memilih yang mana, dalam hal ini dipilih port 3128 saja.

icp_port 3130
Adalah port yang digunakan squid untuk menerima dan mengirim permintaan/request ICP dari
dan ke cache tetangga ( lain squid) atau dengan kata lain saling bertukar informasi cache antar
squid. Jadi jika hanya satu squid, lebih baik di off-kan. Untuk menonaktifkan berikan nilai “ 0
“ (nol).

htcp_port 4827
Adalah port yang digunakan squid untuk menerima dan mengirim permintaan/request HTCP
dari dan ke cache tetangga ( lain squid). Untuk menonaktifkan berikan nilai “ 0 “ (nol).
#cache_mem 8 MB menjadi :

cache_mem 32 MB ——> cache memory
cache_mem digunakan untuk menentukan besaranya cache memori yang digunakan squid untuk
melakukan caching objects ( In-Transit objects, Hot Objects, Negative-Cached objects).
Sebaikanya besarnya sekitar 1/3 RAM yang digunakan.


#cache_dir ufs /var/spool/squid 100 16 256 menjadi :

cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256

#cache_log /var/log/squid/cache.log menjadi :

cache_log /var/log/squid/cache.log
Digunakan untuk menentukan namafile dan letak file log yang akan mencatat informasi umum
tentang cache.

Hilangkan tanda ( # ) pada teks :

auth_param basic children 5

auth_param basic realm Squid proxy-caching web server

auth_param basic credentialsttl 2 hours

auth_param basic casesensitive off

Buat visible_hostname :

visible_hostname Chandra ——-> nama visible hostname kamu
Visible_hostname digunakan untuk mendefinisikan/pengidentifikasian nama Proxy. Salah satu
fungsinya adalah memberikan informasi nama Proxy kepada client saat client gagal browsing
suatu halaman website.

cari acl CONNECT method CONNECT di bawah nya kita ketik kan IP client kita:

acl client src 192.169.14.0/24 ——> IP eth1

Untuk mengijinkan memberi jawaban request clients
dan menolak selain itu all. Konfigurasi ini adalah kebalikan http_access ( untuk menjawab
request http_access).


http_access allow client

jika sudah selesai save konfigurasi di atas dgn perintah

:wq



Saya Mendapat Soal :

Saya hanya bisa mengakses pada hari minggu jam 10.00 – 11.00

Jawabannya :

masuk squid gunakan perintah :

vim /etc/squid/squid.conf

Edit file “/etc/squid/squid.conf” dan tambahkan konfigurasi ACL jam time berikut :

acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0

acl lan src 192.168.14.0/24 <— sesuaikan dengan network eth1

acl alldst ect 0.0.0.0/0.0.0.0

acl manager proto cache_object

acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255

acl ssl_port port 443 563

acl safe_port port 80 21 443 563 70 1025-65535

acl purge method PURGE

acl CONNECT method CONNECT
acl jam time S 10:00-11:00

http_access allow client jam


jika sudah selesai save konfigurasi di atas dengan perintah :

:wq

Selanjutnya instruksikan supaya squid untuk membaca ulang file konfigurasi “squid.conf” yang dibuat tadi, apakah terjadi error atau tidak , Lakukan dengan perintah berikut ini :

squid -k reconfigure

Lalu REDIRECT port 80 ke port 3128 dengan perintah :

iptables -t nat -A PREROUTING –p tcp s 192.168.14.0/24 -–dport 80 -j REDIRECT -–to-ports 3128

Lalu save REDIRECT dengan perintah :

iptables-save

Lalu restart squid dengan perintah :

/etc/init.d/squid restart






Good Luck

Sabtu, 27 Agustus 2011

Perbedaan Antara Hub dan Switch Hub

Hub merupakan perangkat keras yang menjadi pusat dan penghubung utama dari topologi star, jenis: Passive Hub,Active Hub, Intelligent. kecepatan yang dimiliki umumnya 10 Mbps. Sedangkan Switch merupakan suatu perangkat seperti hub, namun memiliki performa lebih tinggi dibanding hub.

Kelebihan switch:
- Mampu menginspeksi paket2 data yang diterima
- Mampu menentukan sumber dan tujuan paket data
- Mampu mem-forward paket-paket dengan tepat
- Memiliki kecepatan 10/100 mbps, dan bekerja pada kondisi 100 mbps.

Kecepatan 10 akan terjadi apabila kondisi kabel/kartu jaringan mempunyai kecepatan 10 mbps.

Dalam hal trafik data perbedaan hub dan switch adalah:

Hub
Jika kita mengirim paket data ke jaringan dari satu komputer ke komputer lain (pada hub untuk mengirimkan paket data akan di broadcast ke seluruh jaringan), jika dalam jaringan tersebut ada
juga yang mengirim paket data ke tujuan yang sama atau beda, maka akan terjadinya colllision/tabrakan paket data, ini akan menyebabkan kelambatan dalam pengiriman data.

Switch
Untuk swith, dia dapat membaca physical address semua komputer, jika sebuah pc mengirimkan paket data ke pc yang lain, sedangkan pada saat yang sama ada yang mengirimkan paket data juga ke pc yang berbeda, si paket akan langsung dikirim ke tujuan, tanpa adanya broadcast ke jaringan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam pengiriman paket data, dan kondisi
collision/tabrakan kecil terjadi.

Rabu, 27 Juli 2011

Dasar - Dasar Linux

BAB I DASAR-DASAR LINUX
Linux terinspirasi oleh sistem operasi Unix yang pertama kali muncul pada tahun 1969, dan terus digunakan dan dikembangkan sejak itu. Banyak dari konvensi disain untuk Unix juga ada pada Linux, dan adalah bagian penting untuk memahami dasar-dasar dari sistem Linux.
Orientasi utama dari Unix adalah penggunaan antarmuka baris perintah, dan warisan ini ikut terbawa ke Linux. Jadi antarmuka pengguna berbasis grafik dengan jendela, ikon dan menunya dibangun di atas dasar antarmuka baris perintah. Lagipula, hal ini berarti bahwa sistem berkas Linux tersusun agar dapat dengan mudah dikelola dan diakses melalui baris perintah.

Direktori dan Sistem Berkas
Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah / atau direktori root. Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root.
Sebagai contoh, /home/jebediah/cheeses.odt menampilkan alur (path) ke berkas cheeses.odt yang ada di dalam direktori jebediah yang mana ada di bawah direktori home, yang berada di bawah direktori root (/).
Di bawah direktori root (/), ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (/) :
• /bin - aplikasi biner penting
• /boot - lokasi berkas konfigurasi untuk boot.
• /dev - berkas peranti (device)
• /etc - berkas konfigurasi, skrip startup, dll (etc)...
• /home - direktori pangkal (home) untuk pengguna
• /lib - libraries yang diperlukan oleh sistem
• /lost+found - menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/)
• /media - mount (memuat) removable media seperti CD-ROM, kamera digital, dll...
• /mnt - untuk me-mount sistem berkas
• /opt - tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional)
• /proc - direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalan
• /root - direktori pangkal untuk root, diucapkan 'slash-root'
• /sbin - sistem biner penting
• /sys - mengandung informasi mengenai system
• /tmp - berkas sementara (temporary)
• /usr - tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users)
• /var - berkas variabel seperti log dan database
Hak Akses
Semua berkas dalam sistem Linux mempunyai hak akses yang dapat mengizinkan atau mencegah orang lain dari menilik, mengubah atau mengeksekusi. Pengguna super "root" mempunyai kemampuan untuk mengakses setiap berkas dalam sistem. Setiap berkas memiliki pembatasan akses, pembatasan pengguna, dan memiliki asosiasi pemilik/grup.
Setiap berkas dilindungi oleh tiga lapis hak akses berikut ini:
• pengguna
berlaku bagi pengguna yang adalah pemilik dari suatu berkas
• grup
berlaku bagi grup yang berhubungan dengan suatu berkas
• lainnya
berlaku bagi semua pengguna lainnya
Di dalam setiap dari tiga setelan hak izin ada hak izin sesungguhnya. Hak izin, dan cara penggunaannya untuk berkas dan direktori, diuraikan dibawah ini:
• baca
berkas dapat ditampilkan/dibuka
isi direktori dari ditampilkan
• tulis
berkas dapat disunting atau dihapus
isi direktori dari dimodifikasi
• eksekusi
berkas eksekusi dapat dijalankan sebagai program
direktori dapat dimasuki
Untuk menilik dan menyunting hak izin pada berkas dan direktori, buka Applications->Accessories->Home Folder dan klik kanan di berkas atau direktori. Kemudian pilih Properties. Info hak izin ada di tab Permissions dan Anda dapat mengubah seluruh level hak izin, apabila Anda adalah pemilik dari berkas tersebut.
Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai hak izin berkas di Linux, baca halaman hak izin berkas di Wiki Ubuntu.
Terminal
Bekerja dengan baris perintah tidaklah tugas yang menakutkan seperti yang Anda pikir sebelumnya. Tidak dibutuhkan pengetahuan khusus untuk mengetahui bagaimana menggunakan baris perintah, ini adalah program seperti yang lainnya. Semua tugas di Linux dapat diselesaikan menggunakan baris perintah, walaupun telah ada alat berbasis grafik untuk semua program, tetapi kadang-kadang itu semua tidak cukup. Disinilah baris perintah akan membantu Anda.
Terminal berada di Applications->Terminal . Terminal sering disebut command prompt atau shell. Di masa lalu, hal ini adalah cara pengguna untuk berinteraksi dengan komputer, dan para pengguna Linux berpendapat bahwa penggunaan perintah melalui shell akan lebih cepat dibanding melalui aplikasi berbasis grafik dan hal ini masih berlaku sampai sekarang. Disini Anda akan mempelajari bagaimana menggunakan terminal.
Kegunaan awal dari terminal adalah sebagai peramban (browser) berkas dan kenyataannya saat ini masih digunakan sebagai peramban berkas, di saat lingkungan berbasis grafik tidak tersedia. Anda dapat menggunakan terminal sebagai peramban berkas untuk melihat berkas dan membatalkan perubahan yang telah dibuat.
Perintah Umum
Menilik Direktori - ls
Perintah ls (LiSt) melihat daftar berkas dalam suatu direktori.
Membuat Direktori: - mkdir (nama direktori)
Perintah mkdir (MaKeDIRectory) untuk membuat direktori.
Mengubah Direktori: - cd (/direktori/lokasi)
Perintah cd perintah (ChangeDirectory) akan mengubah dari direktori Anda saat ini ke direktori yang Anda tentukan.
Menyalin Berkas/Direktori: - cp (nama berkas atau direktori) (ke direktori atau nama berkas)
Perintah cp (CoPy) akan menyalin setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah cp -r akan menyalin setiap direktori yang Anda tentukan.
Menghapus Berkas/Direktori: - rm (nama berkas atau direktori)
Perintah rm perintah (ReMove) akan menghapus setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah rm -rf akan menghapus setiap direktori yang Anda tentukan.
Ganti Name Berkas/Direktori - mv (nama berkas atau direktori)
Perintah mv (MoVe) akan mengganti nama/memindahkan setiap berkas atau direktori yang Anda tentukan.
Mencari Berkas/Direktori: - mv (nama berkas atau direktori)
Perintah locate akan setiap nama berkas yang anda tentukan yang ada di dalam komputer. Perintah ini menggunakan indeks dari berkas dalam sistem Anda untuk bekerja dengan cepat: untuk memutakhirkan indeks ini jalankan perintah updatedb. Perintah ini berjalan otomatis setiap hari, apabila komputer Anda nyala terus setiap hari. Dan perintah ini harus dijalankan dengan hak istimewa administratif (lihat “Root Dan Sudo”).
Anda juga dapat menggunakan wildcard untuk mencocokkan satu atau lebih berkas, seperti "*" (untuk semua berkas) atau "?" (untuk mencocokkan satu karakter).
Untuk pengenalan lebih lanjut mengenai baris perintah Linux, silakan baca pengenalan baris perintah di wiki Ubuntu.
Penyuntingan Teks
Semua konfigurasi dan setelan di Linux tersimpan di dalam berkas teks. Walaupun biasanya Anda menyunting konfigurasi ini melalui antarmuka berbasis grafik, sesekali mungkin Anda harus menyuntingnya secara manual. Geditadalah editor teks baku di Ubuntu, yang dapat Anda luncurkan dengan mengeklik Applications->Accessories->Mousepad di sistem menu desktop.
Anda juga dapat menjalankan Mousepad lewat baris perintah menggunakan gksudo, yang akan menjalankan Mousepad dengan hak akses administratif, dalam rangka untuk mengubah berkas konfigurasi.
Jika Anda ingin menggunakan editor teks dari baris perintah, Anda dapat menggunakan nano, editor teks sederhana yang mudah dipakai. Saat menjalankannya dari baris perintah, selalu gunakan perintah berikut, untuk memastikan editor tidak memasukkan jeda baris:
nano -w
Untuk informasi lebih lanjut bagaimana menggunakan nano, silakan lihat panduan di wiki.
Selain ini ada juga beberapa editor berbasis terminal yang tersedia di Ubuntu, paling populer adalah seperti VIM dan Emacs. Aplikasi ini lebih kompleks untuk digunakan dibandingkan nano, akan tetapi lebih handal.
Root Dan Sudo
Pengguna root di GNU/Linux adalah pengguna yang mempunyai akses administratif untuk mengelola sistem. Pengguna biasa tidak mempunyai akses ini karena alasan keamanan. Akan tetapi, Kubuntu tidak menyertakan pengguna root. Malahan, akses pengelolaan diberikan kepada pengguna individu, yang dapat menggunakan aplikasi "sudo" untuk melakukan tugas pengelolaan. Akun pengguna pertama yang Anda buat pada sistem saat instalasi akan, dengan baku, mempunyai akses ke sudo. Anda dapat membatasi atau mengaktifkan akses sudo ke pengguna lain dengan aplikasi Users and Groups (lihat “Mengelola Pengguna dan Grup” untuk informasi lebih lanjut).
Ketika Anda menjalankan aplikasi yang membutuhkan hak akses root, sudo akan menanyakan Anda untuk memasukkan kata sandi pengguna normal. Hal ini untuk memastikan agar aplikasi berbahaya tidak merusak sistem Anda, dan berfungsi sebagai pengingat bahwa Anda sedang melakukan tugas administratif sistem yang mengharuskan Anda agar berhati-hati!
Untuk menggunakan sudo pada baris perintah, cukup ketik "sudo" sebelum perintah yang Anda ingin jalankan. Sudo kemudian akan menanyakan kata sandi.
Sudo akan mengingat kata sandi Anda untuk waktu yang telah ditentukan sebelumnya (bakunya 15 menit). Fitur ini didisain untuk mengizinkan pengguna melakukan multitugas administratif tanpa harus menanyakan kata sandi setiap waktu.


Harap berhati-hati ketika melakukan tugas administratif -- sebab dapat merusak sistem Anda!
Beberapa tips lain untuk menggunakan sudo:
• Untuk menggunakan terminal "root", ketik "sudo -i" pada baris perintah.
• Seluruh grup perkakas konfigurasi berbasis grafik dalam Ubuntu sudah menggunakan sudo, jadi Anda akan ditanyakan kata sandi jika dibutuhkan.
• Ketika menjalankan perkakas berbasis grafis dengan "sudo", cobalah jalankan dengan "gksudo". Perintah ini akan membuka window kecil yang akan menanyakan kata sandi pengguna. "gksudo" sangat berguna jika Anda ingin men-setup launcher untuk Synaptic di panel Anda, atau aplikasi lainnya.
• Untuk informasi mengenai program sudo dan penjelasan tentang tidak adanya pengguna root di Ubuntu, silakan baca halaman sudo di wiki Ubuntui.
Bantuan Lebih Lanjut
Banyak sekali informasi mengenai Linux yang tersedia di Internet. Untuk memulai, silakan lihat tutorial bagus mengenai Getting Started with Linux.
Jika Anda telah mempunyai dasar pada Linux, tutorial mengenai Intermediate Level User Linux Course juga baik untuk dibaca.

Bab 2. Wisata Terpandu
Desktop
Saat komputer Anda selesai booting up, dan setelah memasukkan data login, Anda akan sampai di desktop Xubuntu. Desktop tersebut memiliki beberapa fitur untuk membuat mudah pekerjaan Anda, dan sangat berharga untuk Anda mengenai apa yang ada di dalam desktop ini.
Seperti yang Anda lihat, desktop Anda memiliki dua panel: satu diatas, dan satu lagi dibagian bawah layar.
Panel Atas
Panel atas biasanya digunakan untuk menjalankan aplikasi dan sebagai navigasi ke berbagai tempat di komputer Anda. Di panel ini biasanya terdapat tombol logout, system tray dan jam.
Mengeklik di Applications akan membuka menu sistem, yang berisi berbagai macam aplikasi siap untuk dijalankan. Catatan bahwa Anda juga dapat mengakses Settings, Help dan dialog logout dari menu Applications.
Mengeklik di tombol logout (seperti pintu dengan panah merah) akan membuka menu dengan pilihan untuk keluar, mematikan komputer, reboot, dan, tergantung dari perangkat keras Anda, ada juga pilihan untuk men-suspend dan men-hibernate komputer Anda.


Gunakan checkbox Save session for future logins agar seluruh program yang sedang berjalan dapat berjalan secara otomatis lain kali Anda login kembali.
Di samping jam adalah area kecil yang disebut system tray. Beberapa program akan tampil menjadi ikon kecil dalam system tray saat mereka berjalan dalam latar. System tray juga berguna memberikan informasi mengenai update pada sistem Anda. Jika suatu update sudah tersedia, Anda akan melihat speech bubble pop up kecil yang menampilkan informasi yang dibutuhkan agar sistem Anda selalu up to date dan aman.
Selain dari ini, panel atas selebihnya kosong. Panel tersebut memiliki ruang tambahan untuk menambah item selain dari peluncur browser. Silakan Anda mulai dan tambah beberapa item kustom ke panel. Klik kanan di panel, dan pilih Add New Item. Pilih salah satu plugin panel yang tersedia, atau buat peluncur program kustom. Item ini akan muncul secara permanen di panel. Apapun yang Anda tambah disini akan dapat mudah dijangkau hanya dengan satu kali klik, langsung dari panel tersebut.
Panel Bawah
Panel ini memuat tombol show-desktop, tasklist, dan pager.
Fungsi show-desktop button akan me-minimise seluruh aplikasi agar desktop Anda menjadi bersih. Hal ini sangat berguna bila Anda ingin mengakses ikon pada desktop dan ingin membersihkan seluruh jendela yang terbuka.
Fungsi taskbar akan menampilkan seluruh jendala yang Anda buka. Guna fungsi ini untuk berpindah dari aplikasi yang sedang dijakankan.
pager mengizinkan Anda untuk berpindah dari satu desktop ke desktop lain. Catatan bahwa ikon kecil pada pager memberikan indikasi mengenai windows yang aktif pada desktop.
Desktop
Awalnya, desktop akan menampilkan ikon untuk direktori home, sistem berkas, dan trash bin Anda.


Anda juga dapat mengkonfigurasi desktop untuk menampilkan ikon aplikasi yang di-minimize daripada menampilkan peluncur folder/berkas. Silakan lihat “Ikon aplikasi pada Desktop (CDE style)”.

Untuk mengubah gambar latar desktop, luncurkan Applications->Settings->Settings Manager, dan pilih Desktop. Di bagian bawah, yang tertulis Image, klik pada ikon Browse dan pilih gambar yang Anda inginkan.
Desktop memiliki banyak fitur yang berguna mempercepat tugas sehari-hari Anda:
• Klik kanan di desktop akan membuka menu sistem seperti halnya mengeklik di Applications
• Menggunakan roda scroll di mouse Anda (jika memang ada) berguna untuk berpindah diantara desktop-desktop. Hal ini sama seperti halnya mengeklik pada pager di panel bawah, tetapi biasanya lebih cepat, karena (mungkin) Anda tidak perlu menggerakkan mouse.
• Menekan Alt-Tab berguna untuk merotasi windows yang terbuka saat ini. Dengan ini Anda dapat berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dengan cepat tanpa perlu memindahkan tangan Anda dari keyboard.

Meramban Berkas di Komputer Anda
Di Xubuntu terdapat file manager terbaru Xfce yang disebut Thunar. Untuk mudahnya, kami akan menyebut aplikasi ini sebagai File Manager. Luncurkan dengan mengeklik Applications->File Manager (thunar).
Navigasi
Tampilan default dari File Manager terdiri dari shortcut pane di bagian kiri, area utama di kanan, dan pathbar dibagian atas area utama.
shortcut pane menyediakan shortcuts ke berbagai folder dalam sistem Anda. Shortcut pertama akan menunjuk ke direktori home Anda, direktori dimana Anda menyimpan seluruh data pribadi Anda. Shortcut kedua akan menunjuk ke sistem berkas root - silakan Anda jelajahi direktori tersebut, meski awalnya cukup membingungkan apabila Anda baru mengenal Linux. Cukup klik di beberapa folder dan lihat isi didalamnya. Jika Anda selesai, kembali ke direktori home Anda dengan mengeklik shortcut paling atas.


Untuk menambah shortcut cukup men-drag folder ke shortcut pane. Yang membuat Anda dapat mengakses folder penting secara cepat!
main area selalu menampilkan isi dari folder yang aktif saat ini. Klik dua kali di folder untuk memasukinya, dan klik kanan di berkas/folder akan membuka window pop-up yang menampilkan pilihan yang dapat Anda klik. Pilih banyak berkas dengan men-drag kotak diatasnya dengan mouse. Cara lain, pilih satu berkas, lalu tekan tombol Shift, dan tambah/kurangi pilihan dengan menggunakan tombol panah.
pathbar akan selalu menampilkan lokasi dimana Anda berada sekarang. Anda dapat mengeklik setiap ikon pathbar untuk mengubah direktori yang ada. Catatan klik kanan di ikon pathbar juga akan membuka window pop-op berisikan beberapa pilihan.
Membuat dan Menghapus Berkas
Untuk membuat dokumen baru, klik kanan di ruang kosong pada direktori home Anda dan pilih Create New Document->Empty File dari menu yang muncul. File Manager akan menanyakan Anda nama berkas itu - silakan bebas isi. Setelah ini, Anda akan melihat berkas baru dalam direktori home Anda.
Klik kanan untuk membuka pop up menu - pilih Properties. Hal ini akan menampilkan detail mengenai berkas.
Klik kanan di berkas sekali lagi, dan pilih Delete untuk menghapusnya. Berkas kemudian akan masuk kedalam trash bin.


Jika Anda ingin meng-undo berkas yang telah dihapus, buka trash bin, dan drag atau salin/paste berkas keluar dari trash bin.
Untuk membuat folder baru, klik kanan pada ruang kosong, dan pilih Create Folder.... Anda akan ditanyakan nama untuk folder itu. Silakan bebas isi dan tekan Enter. Anda akan lihat folder baru dalam direktori home Anda. Klik dua kali untuk memasuki folder.
Untuk mengganti nama atau menghapus folder, klik kanan di folder dan pilih opsi yang diinginkan dari menu pop-up.
Menyalin dan Memindahkan Berkas
Untuk menyalin atau memindahkan berkas pada komputer Anda, cukup klik dan drag berkas dan folder ke folder lain. Default-nya, berkas akan selalu disalin. Jika Anda ingin berkas dipindahkan, klik kanan dan drag berkas ke folder. Anda akan diberi pilihan selain dari hanya menyalin saja.
Removable Devices
Ketika memasukkan CD, disket, stik USB atau media removable lain ke dalam komputer Anda, atau menyolokkan peranti removable seperti pemutar musik, maka peranti ini akan dideteksi secara otomatis oleh sistem Anda. Setelah Anda memasukkan CD ke dalam CD-ROM, Anda akan melihat shortcut baru dibagian kiri dari File Manager, yang mewakili CD. Klik kanan di shortcut ini akan membuka CD dalam area utama, seperti halnya mengeklik folder biasa. Untuk me-remove CD, silakan klik kanan pada shortcut, dan pilih eject. Hal sama juga berlaku untuk media removable lainnya.


Harap dicatat bahwa Anda tidak dapat menekan tombol eject di CD-ROM. Mungkin beberapa pengguna merasa aneh akan hal ini, tetapi ini merupakan hal yang benar. Sebelum CD dapat dikeluarkan, CD harus "dilepaskan" dengan benar (unmounted) oleh sistem. Untuk melepaskan CD, selalu klik kanan pada shortcut dan pilih Eject Volume.
Meng-customize File Manager
Banyak cara untuk meng-customize File Manager. Misalnya jika Anda tidak suka dengan ikon yang ditampilkan, pilih View->View as Detailed List untuk melihat isi dari direktori saat ini yang ditampilkan sebagai daftar.
Anda dapat membuat File Manager untuk menampilkan location bar daripada pathbar dengan memilih View->Location Selector->Toolbar Style.
Jika Anda menginginkan tampilan tree view di kotak sebelah kiri, silakan pilih View->Side Pane->Tree.

Berselancar di Internet
Sebelum berselancar di Internet, Anda harus memastikan apakah koneksi Internet sudah bekerja, Jika ternyata belum, silakan lihat “Menghubungkan ke Internet”.
Di Xubuntu sudah terinstal browser Web terkenal Firefox. Firefox dikenal dengan jaminan keamanan yang sangat baik, web standar, mudah dikembangkan, mudah digunakan dan cepat. Silakan luncurkan Firefox dari Applications->Network->Firefox Web Browser .


Jika Anda baru mengenal Firefox, silakan membaca Pengenalan ke Firefox. Untuk bantuan lebih lanjut tersedia dari http://www.mozilla.org/support/firefox/.



Menulis Email
Thunderbird adalah klien email default di Xubuntu. Memiliki banyak fitur meliputi junk filtering, thread display, dukungan POP/IMAP, aman, banyak ektensi dan banyak lagi. Sebelum menjalankannya, pastikan Anda memiliki koneksi Internet yang telah jalan (Lihat “Menghubungkan ke Internet”).
Luncurkan Thunderbird dari Applications->Network->Thunderbird Mail.
Setelah ini, Account Wizard Thunderbird akan memandu Anda melalui proses untuk menyiapkan data akun Anda.


Jika Anda baru mengenal Thunderbird, silakan membaca Pengenalan ke Thunderbird. Untuk bantuan lebih lanjut tersedia dari http://www.mozilla.org/support/thunderbird/.





Pesan Cepat / Chatting
Gunakan Gaim untuk chatting dan pesan instant. Luncurkan dari Applications->Network->Gaim Internet Messenger. Sebelum Anda mulai, pastikan Anda memiliki koneksi ke Internet (Lihat “Menghubungkan ke Internet”).


Menulis Dokumen Teks
Menyunting Berkas Teks dengan Mousepad
Luncurkan Applications->Accessories->Mousepad. Perintah ini akan membuka Mousepad - editor teks yang sederhana dan cepat. Gunakan Mousepad untuk melihat dan menyunting berkas teks sederhana, seperti berkas konfigurasi atau log. Mousepad akan tetapi tidak cocok untuk membuat berkas teks berformat. Untuk keperluan ini, silakan bagian berikut.
Word Processing dengan Abiword
Untuk Pengolahan Kata, AbiWord adalah program yang digunakan. AbiWord adalah aplikasi pengolah kata yang dapat membaca dan menulis dokumen OpenDocument (OpenOffice) dan dokumen Microsoft Word dan sangat cepat. Memiliki semua fitur yang Anda butuhkan untuk pengolahan kata standar: tabel, list, gambar, footnote, style, cek ejaan, dan banyak lagi. Aplikasi ini juga memiliki banyak terjemahannya dan mudah digunakan. Jalankan aplikasi dengan Applications->Office->AbiWord Word Processor


Silakan melihat Manual AbiWord pada situs proyek tersebut untuk informasi menyeluruh bagaimana menggunakan AbiWord.


Jika Anda membutuhkan fitur lain atau kompabilitas yang lebih baik dengan Microsoft Word, Anda dapat menginstal OpenOffice. Aplikasi ini tersedia untuk instalasi dari repositori perangkat lunak Ubuntu (silakan lihat “Menambah, Menghapus dan Meng-update Aplikasi”). Perlu diingat aplikasi ini butuh space yang lebih besar dan lebih lambat daripada AbiWord!


Perhitungan Spreadsheet dengan Gnumeric
Gnumeric adalah program Spreadsheet dari Proyek Gnome, dan merupakan aplikasi yang disarankan bila ingin mengerjakan spreadsheet di Xubuntu. Aplikasi ini memilki semboyan - "bebas, cepat dan akurat". Jalankan dengan Applications->Office->Gnumeric Spreadsheet.


Panduan Singkat dan Manual Untuk Pengguna tersedia di situs proyek tersebut.


Jika Anda membutuhkan fitur lain atau kompabilitas yang lebih baik dengan Microsoft Excel, Anda dapat menginstal OpenOffice. Aplikasi ini tersedia untuk instalasi dari repositori perangkat lunak Ubuntu (silakan lihat “Menambah, Menghapus dan Meng-update Aplikasi”). Perlu diingat aplikasi ini butuh space yang lebih besar dan lebih lambat daripada Gnumeric!


Menambah, Menghapus dan Meng-update Aplikasi
Synaptic Package Manager
Cepat atau lambah, Anda akan ingin menginstal program tambahan pada komputer Anda. Ubuntu menyediakan perkakas khusus disebut Synaptic yang akan membantu Anda untuk kegiatan ini. Synaptic adalah aplikasi manajemen paket tingkat lanjut yang dapat menginstal atau menghapus setiap paket yang terdapat dalam sistem Anda. Aplikasi ini memberikan Anda kendali penuh terhadap pengelolaan paket dalam sistem Anda.
Untuk meluncurkan Synaptic, pilih Applications->System->Synaptic Package Manager pada sistem menu desktop.


Menjalankan Synaptic butuh hak akses pengelolaan (lihat “Root Dan Sudo”).

Layar Synaptic terbagi menjadi empat bagian, dua bagian terpenting yaitu kategori paket di sebelah kiri, dan paket-paket di sebelah kanan.
Jika Anda sudah tahu nama paketnya, cara tercepat untuk menginstalnya adalah mengeklik tombol Search di toolbar, masukkan nama dalam kolom pencarian dan lalu klik tombol Search. Synaptic akan menampilkan daftar singkat dari aplikasi yang ingin Anda pilih untuk instalasi. Hal ini biasanya lebih mudah daripada harus mencari dalam daftar panjang aplikasi yang tersedia di bagian kategori. Sekarang klik kanan di nama paket lalu pilih "Mark this package for installation". Setelah Anda puas dengan pilihan ini klik tombol Apply di bagian toolbar. Synaptic kemudian akan men-download dan menginstal paket yang dibutuhkan dari repositori online dan/atau dari CD instalasi Ubuntu Anda.
Jika Anda tidak tahu nama paketnya, silakan pilih section dibagian kiri bawah dari window, kemudian pilih kategori yang sesuai, dan cari nama paket dari dalam daftar.
Ketika proses instalasi telah selesai, Anda akan memiliki opsi baru untuk program yang telah Anda instal di bagian menu.
Repositori Tambahan
Ada beberapa paket perangkat lunak yang Anda butuhkan tidak tersedia dalam repositori Main, untuk itu mari kita mempelajari bagaimana menambah repositori tambahan.
Apa itu Repositori?
Ada ribuan program yang tersedia untuk diinstal pada Ubuntu. Program ini disimpan dalam arsip perangkat lunak (repositories) dan tersedia bebas untuk instalasi melalui Internet. Hal ini mempermudah untuk menginstal program baru dalam Linux, dan juga sangat aman, karena setiap program yang Anda instal dibangun khusus untuk Ubuntu dan diperiksa sebelum program tersebut diinstal. Untuk mengorganisir perangkat lunak, repositori Ubuntu dikelompokkan ke dalam empat grup: Main, Restricted, Universe, dan Multiverse.
Dasar pemikiran yang digunakan untuk menentukan perangkat lunak mana yang akan masuk kategori mana adalah berdasarkan dua faktor:
• Tingkat dukungan dari tim pengembangan perangkat lunak yang tersedia untuk suatu program.
• Apakah program tersebut sudah memenuhi Filosofi Perangkat Lunak Bebas.
Informasi lebih lanjut mengenai Repositori yang ada di situs Ubuntu.
CD Instal standar Ubuntu memuat beberapa perangkat lunak dari kategori Main dan Restricted. Bila sistem Anda terhubung dengan repositori online, akan lebih banyak program perangkat lunak yang tersedia untuk instalasi. Dengan menggunakan alat manajemen paket yang sudah terinstal dalam sistem, Anda dapat mencari, menginstal dan meng-update setiap bagian dari perangkat lunak langsung melalui Internet, tanpa membutuhkan CD lagi.
Menambah Repositori Tambahan
Untuk mengaktifkan repositori tambahan:
1. Buka Applications->System->Software Sources .
2. Untuk mengaktifkan repositori Universe, tandai checkbox Community maintained Open Source software (Universe)


Menambah repositori ini berarti semesta Perangkat Lunak Bebas akan tersedia untuk diinstal pada sistem Anda. Perangkat lunak ini didukung oleh kelompok sukarelawan dalam Komunitas Ubuntu yang dipilih dengan cermat, tetapi tidak didukung oleh tim inti pengembangan Ubuntu dan tidak disertakan update keamanan.
3. Untuk mengaktifkan repositori Multiverse, tandai tombol By copyright or legal issues restricted software (Multiverse)


Menambah repositori ini berarti perangkat lunak yang digolongkan ke dalam non-free akan tersedia untuk diinstal pada sistem Anda. Perangkat lunak ini mungkin tidak diizinkan dalam beberapa wilayah yurisdiksi. Ketika Anda menginstal setiap paket dari repositori ini, Anda harus memastikan bahwa hukum dari negara Anda mengizinkan penggunaan paket ini. Dan juga, perangkat lunak ini tidak disertakan update keamanan.
4. Klik Close untuk menyimpan perubahan dan keluar.
Update
Terkadang pengembang Ubuntu merilis update fitur dan keamanan untuk aplikasi dan paket dalam sistem Ubuntu.
Program Update Manager berguna untuk menampilkan update-update yang tersedia. Anda dapat menemukan aplikasi ini di Applications->System->Update Manager. Untuk men-download dan menginstal update klik Install Updates. Ubuntu kemudian akan men-download dan menginstal update yang tersedia dari Internet.
Ketika Update Manager telah selesai meng-update sistem Anda, silakan tutup Update Manager untuk mengakhiri update sistem Anda.
Setelah menginstal beberapa update penting, sangat diperlukan untuk me-restart komputer Anda.


Kalendar
Orage adalah aplikasi kalendar Xfce. Anda dapat menemukannya di Applications->Office->Orage. Gunakan aplikasi ini untuk mengelola jadwal, menetapkan weekly reminders, alarm jadwal, dan banyak lagi.


Memutar Musik
Luncurkan Applications->Multimedia->gxine untuk memutar berkas audio. Gxine adalah pemutar media sederhana, mudah digunakan yang berbasis dari xine engine.


Harap dicatat bahwa Xubuntu standarnya memilki dukungan multimedia yang terbatas. Silakan baca “Memperoleh dukungan Multimedia” untuk penjelasan, dan apa yang harus Anda lakukan.


Menonton Film
Gxine adalah program default untuk menonton film. Luncurkan aplikasi ini dari Applications->Multimedia->gxine .


Harap dicatat bahwa Xubuntu standarnya memilki dukungan multimedia yang terbatas. DVD playback, sebagai contoh, tidak didukung secara default. Silakan baca “Memperoleh dukungan Multimedia” untuk penjelasan, dan apa yang harus Anda lakukan.


Memanipulasi Gambar
Di Xubuntu telah tersedia GIMP - GNU Image Manipulation Program. Aplikasi ini dapat digunakan untuk photo retouching, image composition dan image authoring. Jalankan aplikasi ini dari Applications->Graphics->GIMP Image Editor.


Dokumentasi luas bagaimana menggunakan GIMP dapat ditemukan disini: http://www.gimp.org/docs/.




Melihat Gambar
Untuk meramban koleksi gambar, Anda dapat meggunakan aplikasi GQview. Untuk meluncurkannya, klik Applications->Graphics->GQView.
Anda dapat melihat area browsing berkas di bagian kiri yang berfungsi untuk sebagai navigasi ke gambar yang Anda miliki didalam harddisk. Gambar kemudian akan ditampilkan dalam area utama dari GQview.


Silakan lihat manual online di: http://gqview.sourceforge.net/docs/index.html.



Mem-burn CD
Untuk mem-burn CD, silakan gunakan Xfburn. Untuk meluncurkannya, klik Applications->Accessories->Xfburn.
Aplikasi ini memiliki pilihan umum untuk menghapus disk CDRW, mem-burn ISO image, menyalin CD, atau membuat CD Data dari berkas di PC Anda.

Settings Manager
Aplikasi Settings Manager terletak di Applications->Settings->Settings Manager. Aplikasi ini adalah tempat utama untuk meng-customize desktop Anda. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan dengan Settings Manager adalah:
• Ubah gambar latar belakang desktop di dalam bagian Desktop.
• Ubah tema GTK dan tema ikon dalam User Interface.
• Pilih screensaver yang lain dalam Screensaver.
• Pilih peranti audio yang lain dalam Sound.
• Tambah shortcut keyboard baru dalam Keyboard, tab Shortcuts.
• Banyak lagi...


Harap dicatat bahwa setting ini mengontrol tampilan dan behaviour hanya untuk desktop Anda saja. Penting untuk diketahui bahwa ini bukanlah setting manager untuk system Anda, dan karena itu Anda tidak dapat mengkonfigurasi printer, men-setup konfigurasi networking, mengubah layout keyboard melalui aplikasi ini. Untuk keperluan tersebut, silakan baca “Konfigurasi Printer”, “Networking” dan “Mengubah layout keyboard”.



Menemukan Program yang tepat
Jumlah perangkat lunak yang tersedia di sistem Ubuntu sangatlah banyak, jadi menemukan perkakas yang tepat untuk tugas tertentu dapat menjadi sulit. Tabel berikut mungkin dapat membantu Anda melakukan hal ini. Tabel ini menampilkan program yang terinstal default di Xubuntu, beberapa direkomendasikan untuk Anda tambahkan sendiri, dan beberapa program tersedia dalam arsip perangkat lunak, digrupkan sesuai tugas. Perlu dicatat bahwa Anda mungkin perlu mengaktifkan repositori restricted untuk menginstal beberapa program yang ada didaftar ini.
Tugas Program Terinstal Juga tersedia
Browser Web Firefox
Epiphany (Gnome), Konqueror (KDE), Dillo
Klien Email Thunderbird
Sylpheed-Claws
File Manager Thunar
Nautilus (Gnome), Konqueror (KDE), Xffm (old Xfce Filemanager), ROX-Filer
Teks Editor Mousepad
Gedit (Gnome), Kate (KDE), Gvim, XEmacs, Nedit, Nano
Word Processing Abiword
OpenOffice, KOffice (KDE), LaTeX
Spreadsheet Calculation Gnumeric-gtk
OpenOffice, KOffice (KDE)
Pemutar Multimedia (Audio/Video) Xfmedia
XMMS, Beep Media Player, Xine, Mplayer, Totem (Gnome), Rhythmbox (Gnome)
Manipulasi Gambar Gimp
Krita (KDE, part of KOffice)
Browsing Gambar GQview
gThumbview (Gnome), KView (KDE)
Chat / Instant Messanger Gaim XChat
Penilik PDF Evince-gtk Acroread
Kalendar Orage
Pengelolaan Paket Synaptic

Perangkat Lunak untuk Telefon Ekiga (Gnome)
Archiving Tool Xarchiver, Thunar Archive Plugin
CD/DVD Burning Xfburn GnomeBaker (Gnome), K3b (KDE)
Klien FTP Nautilus (Gnome), Konqueror (KDE)
Administrasi Printer Administrasi Web CUPS
Gnome Cups Manager (Gnome)
P2P aMule
Grafik Vector Inkscape
Desktop Publishing (DTP) Scribus


Bab 3. Kegiatan Sehari-hari
Desktop
Mengubah gambar latar belakang desktop
Jika Anda menginginkan gambar latar belakang yang berbeda, lakukan:
1. Luncurkan Applications->Settings->Settings Manager.
2. Pilih Desktop.
3. Di bagian Image, klik pada ikon. Kemudian akan muncul open file dialog, tempat dimana Anda dapat memilih gambar alternatif.
Ikon aplikasi pada Desktop (CDE style)
Agar desktop Anda menampilkan ikon aplikasi yang di-minimize daripada menampilkan ikon berkas/launcher, silakan lakukan hal ini:
1. Luncurkan Applications->Settings->Settings Manager.
2. Pilih Desktop, dan kemudian tab Behaviour.
3. Ubah entri Desktop Icons dariFile/launcher icons menjadi Minimized Application Icons.
Tambah Plugin Panel
Berikut adalah daftar Plugin yang tersedia untuk Panel Xfce Anda:


Anda membutuhkan hak akses super-user untuk menginstal plugin tambahan. Lihat “Root Dan Sudo”.

Plugin Xfce XKB
Menampilkan layour keyboard Anda sekarang dan mengizinkan untuk berpindah diantara beberapa layout. Untuk mengkonfigurasi layout, silakan lihat “Mengubah layout keyboard”). Instalasi: Diinstal secara default.
Plugin Xfce Weather
Plugin cuaca menampilkan informasi mengenai cuaca saat ini menurut zona waktu dan setting Anda. Plugin ini mengizinkan Anda untuk mencari kode lokasi cuaca dalam plugin yang sama dan menampilkan status cuaca dalam ikon kecil. Instalasi: Diinstal secara default.
Plugin Xfce Wavelan
Plugin WaveLAN menampilkan informasi mengenai peranti WaveLAN. Instalasi:
sudo apt-get install xfce4-wavelan-plugin
Plugin Xfce Verve
Plugin in menampilkan baris perintah mini pada panel Xfce. Instalasi: telah diinstal secara default.
Plugin Xfce Systemload
Plugin in menampilkan load CPU saat ini, memori yang digunakan, dan swap space. Instalasi: Diinstal secara default.
Plugin Xfce Screenshoter
Xfce4-screenshooter-plugin adalah plugin sederhana untuk mengambil screenshot dari desktop Anda. Instalasi: Diinstal secara default.
Plugin Xfce Quicklauncher
Plugin Application launcher untuk panel Xfce. Plugin ini mendukung multline launchers, zoom effect, dan banyak lagi. Instalasi: Diinstal secara default.
Plugin Xfce Netload
Plugin ini menampilkan load dari network interface yang Anda pilih. Instalasi: Diinstal secara default.
Plugin Xfce Mount
Plugin ini menampilkan daftar dari bermacam-macan peranti yang tersedia, Anda bisa menggunakannya untuk me-mount/meng-unmount peranti. Catatan bahwa kebanyakan removable media akan di-mount secara otomatis oleh File Manager di Xubuntu. Instalasi: Diinstal secara default.
Plugin Xfce Mailwatch
Plugin untuk memeriksa surat dan mendukung untuk surat lokal, POP3, IMAP, dan akun Gmail. Instalasi: telah diinstal secara default.
Plugin Xfce Generic Monitor
Plugin ini berguna untuk memonitor skrip/program, menampilkan output sebagai string di panel. Berguna untuk memonitor status secara berkala. Instalasi:
sudo apt-get install xfce4-genmon-plugin
Plugin Xfce Filesystem Guard
Plugin fsguard berfungsi untuk memeriksa ruang kosong pada harddisk Anda dan akan memberikan peringatan apabila ruang kosong kurang dari kapasitas yang sudah ditentukan. Instalasi: telah diinstal secara default.
Plugin Xfce CPU Graph
Plugin ini menampilkan grafik dari aktifitas sistem Anda. Instalasi: telah diinstal secara default.
Plugin Xfce Clipman
Simpan dan gunakan pilihan dari X clipboard di Xfce4 dengan plugin ini. Instalasi: Diinstal secara default.
Plugin Xfce Battery
Plugin untuk memonitor batere pada Xfce4 yang komptibel dengan APM dan ACPI. Instalasi: telah diinstal secara default.
Plugin Disk Performace
Plugin DiskPerf menampilkan statistik kemampuan disk/partisi. Instalasi:
sudo apt-get install xfce4-diskperf-plugin
Plugin Dbus Messenger
Plugin Xfce4 Messenger untuk Panel Xfce4 adalah plugin yang memantau pesan DBus dan menampilkan pesan yang diterima dalam panel dan/atau popup window, dan mengelola log pesan yang diterima. Instalasi:
sudo apt-get install xfce4-messenger-plugin
Plugin Mini Command
Plugin ini menampikan baris perintah mini dalam panel Xfce4. Instalasi:
sudo apt-get install xfce4-minicmd-plugin
Plugin Radio VLC
Plugin ini berguna untuk mengontrol peranti radio video4linux. Anda dapat menyalakan/mematikan radio, mencari frekuensi, dan mengelola preset stasiun radio. Instalasi:
sudo apt-get install xfce4-radio-plugin
Plugin Sensors
Plugin sensors membaca nilai sensor dari perangkat keras Anda dan menampilkannya dalan panel. Instalasi:
sudo apt-get install xfce4-sensors-plugin
Plugin XfApplet
Plugin XfApplet berfungsi untuk mengaktifkan penggunaan applet Gnome didalam panel Xfce4 seperti halnya penggunaan didalam panel Gnome. Instalasi
sudo apt-get install xfce4-xfapplet-plugin
Plugin Xmms
Plugin xmms adalah perkakas sederhana untuk mengontrol xmms Anda. Instalasi:
sudo apt-get install xfce4-xmms-plugin
Tambah Window Manager Style baru
Ketika Anda men-download window manager styles baru, biasanya styles ini tersedia dalam arsip .tar atau .zip. Silakan ekstrak berkas tersebut, dan ketik:
sudo cp -r folder-with-new-theme /usr/share/themes/


Anda membutuhkan hak akses super-user untuk melakukan tugas ini. Lihat See “Root Dan Sudo”.


Memperoleh dukungan Multimedia
Harap dicatat bahwa Xubuntu menyediakan dukungan multimedia yang terbatas. Alasan dari ini karena banyak format multimedia yang ada adalah tidak bebas. Mereka diproteksi oleh paten dan batasan lisensi. Untuk mencegah terjadinya masalah, Xubuntu tidak menyediakan dukungan pada format ini. Silakan mempertimbangkan untuk menggunakan format multimedia terbuka dan bebas seperti Ogg Vorbis (Audio) dan Ogg Theora (Video).
Akan tetapi, jika Anda masih ingin mengunakan format multimedia restricted, Anda harus mengaktifkan repositori Universe dan Multiverse (lihat “Repositori Tambahan”). Anda harus menginstal setidaknya paket berikut:
libxine-extracodecs
ffmpeg
lame
faad
sox
mjpegtools
libxine-main1
gxineplugin
Apabila paket ini telah terinstal, Anda seharusnya sudah dapat memutar banyak format multimedia. Silakan kunjungi https://wiki.ubuntu.com/RestrictedFormats untuk informasi lebih lanjut bagaimana memutar format lainnya.

Mengubah layout keyboard
Saat ini belum tersedia perkakas berbasis grafik di Xubuntu yang berguna untuk mengubah layout keyboard. Untuk melakukan hal ini, Anda harus menyunting berkas /etc/X11/xorg.conf.


Harap diingat bahwa ini adalah berkas penting untuk sistem dan Anda harus berhati-hati. Anda membutuhkan hak akses administratif untuk menyuntingnya (Lihat “Root Dan Sudo”). Disarankan untuk membuat backup dari berkas ini sebelum menyunting:
sudo cp /etc/X11/xorg.conf /etc/X11/xorg.conf.BACKUP
Temukan bagian yang mirip dengan ini:
Section "InputDevice"
Identifier "Generic Keyboard"
Driver "keyboard"
Option "CoreKeyboard"
Option "XkbRules" "xorg"
Option "XkbModel" "pc104"
Option "XkbLayout" "us"
EndSection
Ubah "us" menjadi kode bahasa yang Anda inginkan. Kemudian, ketik ini dari Terminal:
setxkbmap
Mudah bukan.


Jika Anda memasukkan kode bahasa lebih dari satu, contoh "us,de" untuk layout US-Amerika dan Jerman, Anda dapat dengan mudah pindah dari satu layout ke layout lain dengan plugin panel XKB Layout Switcher Plugin.

Konfigurasi Printer
Untuk membuat printer dapat berjalan di Xubuntu membutuhkan banyak usaha. Kebanyakan, printer Anda akan terdeteksi otomatis oleh Xubuntu. Akan tetapi, Anda masih harus mengkonfigurasinya secara manual. Anda dapat melakukannya melalui browser, atau lewat terminal:


Anda membutuhkan hak akses super-user untuk mengkonfigurasi printer. Lihat “Root Dan Sudo”.

Konfigurasi Printer melalui Browser
Pertama, Anda harus mengaktifkan antarmuka administratif dari berbasis web untuk CUPS (Common UNIX Printing System).
1. Luncurkan Applications->System->Users and Groups dan klik Manage Groups.
2. Klik pada lpadmin dan kemudianProperties.
3. Periksa nama pengguna Anda.
4. Restart CUPS dengan perintah ini:
$sudo /etc/init.d/cupsys restart
Kemudian, kunjungi antarmuka web dengan memasukkan http://localhost:631/admin ke dalam location bar di browser Anda. Setelah itu, Anda akan dapat melihat, menginstal, dan mengkonfigurasi printer yang terdeteksi pada sistem Anda.
Konfigurasi Printer dengan Terminal (Pengguna Tingkat Lanjut)
Untuk mengelola printer dalam terminal, CUPS menyediakan perintah lpadmin, lpinfo, lpoptions. Silakan lihat manual online dari CUPS Mengelola Printer dari Baris Perintah untuk informasi lebih lanjut bagaimana menggunakan perintah ini.
Untuk memeriksa apakah printer Anda telah terdeteksi dengan benar, lakukan:
lpinfo -v
Untuk menambah printer, lakukan seperti ini:
lpadmin -p DeskJet -E -v parallel:/dev/lp1 -m deskjet.ppd


Jika Anda mengalami permasalahan dalam menjalankan printer, silakan coba untuk menginstal gnome-cups-manager. Aplikasi ini bisa diinstal dengan cara biasa seperti dijelaskan pada “Menambah, Menghapus dan Meng-update Aplikasi” dan dengan ini Anda akan mendapatkan perkakas grafis untuk men-setup printer. PERINGATAN: menginstal gnome-cups-manager akan membutuhkan banyak dependencies pada desktop Gnome, dan akan meningkatkan ukuran sistem Anda. Oleh karena itu tidak disarankan untuk menginstal gnome-cups-manager di Xubuntu. Kecuali jika Anda benar-benar membutuhkan agar printer Anda dapat bekerja.

Mengelola Pengguna dan Grup
Untuk menambah pengguna dan grup ke sistem, Anda dapat menggunakan aplikasi Users And Groups yang terletak di Applications->System->Users and Groups.


Anda membutuhkan hak akses super-user untuk meluncurkan perkakas Users and Groups. Lihat “Root Dan Sudo”.

Untuk menambah pengguna, klik pada Add user, isi ruas data kemudian kilik OK. Untuk menyunting properti dari tiap pengguna, klik tombol Properties yang terletak di jendela utama Users.
Untuk menambah grup baru, tekan tombol Manage Groups dan klik Add group. Pilih nama untuk grub baru dan, jika Anda ingin, silakan ubah nilai dari Group ID dari default-nya. Jika Anda mencoba mengalokasikan Group ID yang telah digunakan, sistem Anda memperingatkan Anda.
Anda dapat menambah pengguna ke grup yang baru dibuat dengan menandai nama user dari menu. Menghapus pengguna sama mudahnya seperti menambah: klik grup yang Anda inginkan, tekan Properties, dan uncheck pengguna.
Untuk menghapus pengguna atau grup dari sistem, pilih grup atau pengguna yang ingin Anda hapus dan klik Delete.

Networking
Mengkonfigurasi Networking
Di Xubuntu tersedia utility networking berbasis grafis. Luncurkan aplikasi ini dengan Applications->System->Networking.
Perkakas ini mengizinkan Anda untuk mengkonfigurasi seluruh aspek dari koneksi jaringan Anda - mengatur DHCP, alamat IP statik, mengkonfigurasi modem dialup, dan banyak lagi. Perkakas ini juga mengizinkan Anda untuk men-setup profil berbeda untuk digunakan dengan laptop. Hal ini berguna jika Anda membutuhkan setup networking berdasarkan lokasi.


Anda membutuhkan hal akses super-user untuk menjalankan peralatan Networking. Lihat “Root Dan Sudo”.

Menghubungkan ke Internet
Tugas ini biasanya sangat sederhana. Akan tetapi, membutuhkan keterlibatan dari diri Anda sendiri. Tentu saja, Anda harus sudah belangganan ke Internet Service Provider, dan koneksi Internet Anda sudah terinstal dan berfungsi dengan baik.
Ada beberapa cara untuk terhubung ke Internet. Tergantung dari jenis koneksi yang dimiliki, Anda dapat menggunakan broadband (contoh ADSL), dialup (contoh modem 56 kbit/s) atau akses langsung ke Internet via LAN sebagai contohnya.
Lihat bagian berikut sesuai dengan jenis koneksi yang Anda miliki.
Broadband
Ada beberapa kemungkinan jika Anda memiliki modem ADSL atau kabel, tergantung dari jenis modem tersebut.
Ethernet Modem (pppoe)
Jika modem Anda terhubung ke PC melalui kabel jaringan ethernet, Anda dapat melakukan setup koneksi pppoe. Akan tetapi, kebanyakan modem sekarang juga terintegrasi dengan router. Pada kasus ini Anda harus mengikuti instruksi yang disediakan oleh pembuat modem. Anda juga menemukan bantuan tambahan dalam bagian Local Area Network dibawah (Jika Anda mengkonfigurasi peranti via web interface, biasanya modem terintegrasi dengan router.).
ADSLPPPoE
Yang dibutuhkan adalah:
• Akun DSL dari Internet Service Provider (ISP).
• Nama pengguna dan kata sandi untuk akun tersebut.
• Modem DSL untuk koneksi menggunakan kartu jaringan Ethernet.
• Sistem Ubuntu Anda dengan kartu Ethernet terkonfigurasi untuk DHCP.
• Pengetahuan tambahan untuk instalasi paket dengan synaptic.


Pastikan bahwa koneksi ADSL Anda telah diaktifkan oleh ISP sebelum memulai prosedur ini. Biasanya lampu "DSL" di modem Anda akan menyala, menandakan bahwa koneksi Anda sudah diaktifkan.
Ubuntu default-nya menginstal paket "pppoeconf". Jika Anda tidak yakin apakah paket ini sudah ada, Anda dapat memeriksanya melalui terminal:
dpkg -s pppoeconf
Jika belum terinstal, silakan instal dahulu, ikuti petunjuk yang ada di “Menambah, Menghapus dan Meng-update Aplikasi”.
Setelah yakin paket telah terinstal, sekarang saatnya mengkonfigurasi koneksi Anda. Ketik dalam terminal:
sudo pppoeconf
Installer berbasis teks akan memandu Anda melakukan setup. Untuk menghubungkan secara manual dengan menggunakan setup yang telah Anda konfigurasi, silakan ketik:
pon dsl-provider
Modem USB
Modem ini biasanya sedikit menyusahkan. USB sebenarnya jauh dari ideal untuk digunakan sebagai akses jaringan. Jika Anda memiliki modem yang dapat melakukan koneksi via USB dan ethernet, silakan gunakan koneksi ethernet saja.
Jika Anda memiliki modem USB, silakan baca https://wiki.ubuntu.com/UsbAdslModem
Bantuan lebih lanjut untuk menginstal modem USB dapat ditemukan pada:
• http://ubuntuforums.org/showthread.php?p=189972#post189972
• http://forum.eagle-usb.org/
• http://eciadsl.flashtux.org/
Dialup
Jika Anda memiliki koneksi dialup, modem 56 kbit/s atau kurang, silakan baca https://wiki.ubuntu.com/DialupModemHowto.
Local Area Network
Jika Anda terhubung ke Internet melalui Local Area Network (seperti ethernet atau nirkabel), konfigurasi ini sepenuhnya tergantung dari jaringan Anda.
Informasi mengenai konfigurasi dapat ditanyakan pada admin jaringan Anda.
Jika Anda terhubung melalui router pada jaringan rumah, silakan membaca dokumentasi router tersebut.
Anda dapat mengkonfigurasi interface yang ingin dipakai dengan menggunakan DHCP (dynamic configuration, ini biasanya sudah default) atau menetapkan alamat IP, gateway default dan server DNS.
Mengubah Nama Komputer


Anda membutuhkan hak akses super-user untuk melakukan tugas ini. Lihat See “Root Dan Sudo”.

1. Applications->System->Networking
2. Pilih tab General. Masukkan nama komputer di ruas Hostname.
3. Klik OK, tutup semua aplikasi dan log out lalu masuk kembali agar perubahan dapat terjadi.

System Tasks
Daftar peranti
1. Untuk menampilkan peranti yang di-mount, jalankan perintah berikut:
mount
Daftar ini menampilkan peranti (seperti partisi hard disk), lokasi mount (dimana Anda mengakses berkas), jenis sistem berkas dan opsi untuk mount.
Contoh ini menampilkan partisi hard disk hda2 yang di-mount sebagai '/', dengan jenis sistem berkas ext3. Partisi di-mount dengan dua opsi, satu untuk mengizinkan peranti untuk dibaca dari dan ditulis ke dan opsi yang lain akan me-remount peranti untuk hanya dapat dibaca saja apabila terjadi kesalahan.
/dev/hda2 on / type ext3 (rw,errors=remount-ro)
2. Untuk melihat daftar peranti PCI:
lspci
3. Untuk melihat daftar peranti USB:
lsusb
Mount/unmount CD/DVD-ROMs secara manual


Anda membutuhkan hak akses super-user untuk melakukan tugas ini. Lihat See “Root Dan Sudo”.

1. Diasumsikan bahwa /media/cdrom0/ adalah lokasi dari CD/DVD-ROM
2. Untuk me-mount CD/DVD-ROM:
sudo mount /media/cdrom0/ -o unhide
3. Untuk meng-unmount CD/DVD-ROM:
sudo umount /media/cdrom0/

Pengaturan Perangkat Keras
Set up Kartu Nirkabel
Banyak kartu nirkabel yang sudah terdeteksi otomatis oleh Ubuntu selama proses instalasi. Daftar lengkap kartu nirkabel yang berfungsi baik pada Ubuntu dapat ditemukan pada Wiki Ubuntu. Silakan tambahkan kartu nirkabel Anda ke daftar tersebut jika berfungsi baik pada Ubuntu.
Beberapa kartu mungkin tidak berkerja secara otomatis dengan Ubuntu. Untuk kasus ini, silakan lihat Panduan Permasalahan Nirkabel pada Wiki Ubuntu yang merupakan tempat pembahasan masalah seputar kartu nirkabel.
Semua informasi mengenai jaringan nirkabel pada Ubuntu dikumpulkan pada Pusat Jaringan Nirkabel dalam Wiki Ubuntu.
Set up Modem
Winmodems
Sebagian besar winmodem tidak didukung Ubuntu secara default, tapi driver yang dapat mengaktifkan modem seperti itu dapat ditemukan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi chipset yang digunakan oleh winmodem Anda dengan:
wget -c http://linmodems.technion.ac.il/packages/scanModem.gz
gunzip -c scanModem.gz > scanModem
chmod +x scanModem
sudo ./scanModem
mousepad Modem/ModemData.txt
Baca berkas ini, yang menampilkan chipset modem Anda. Setelah mengetahui chipset yang Anda miliki, lihat http://www.linmodems.org/ dan ikuti instruksi untuk modem Anda. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan pada halaman SettingUpModems di Wiki Ubuntu.
Modem ADSL
Semua PPPOE dan ADSL modem bercorak router disokong oleh Ubuntu (yang menggunakan ethernet untuk koneksinya), dan beberapa modem ADSL USB disokong juga. Untuk ADSL modem bercorak router cukup sambungkan, atur modem sesuai instruksi dari ISP dan atur jaringan dalam Ubuntu. Untuk informasi mengenasi modem PPPOE lihat panduan ini pada wiki Ubuntu.